Showing posts with label hewan. Show all posts
Showing posts with label hewan. Show all posts

Sunday, December 22, 2013

1. Ikan Empat Mata (Four Eyed Fish)

 
Ikan empat mata atau four eyed fish ini memiliki mata khusus untuk melihat dari udara, permukaan air, hingga mata untuk di bawah laut atau di dalam permukaan air. Sebenarnya, ikan ini hanya memiliki dua mata sama seperti ikan lain pada umumnya. Namun, karena kemampuan melihatnya sangat luar biasa dan komponen mata yang dimilikinya sangat tidak biasa, maka ikan ini diberi nama four eyed fish.

Mata pada ikan ini dibagi oleh band atau penangkap gelombang khusus dari jaringan, dan setiap setengah mata memiliki pupil sendiri. Hal inilah yang membuat ikan ini dapat melihat dengan sempurna di mana saja. Bagian atas bola mata diseuaikan dengan cisi di udara, sedangkan bagian bawah disesuaikan dengan visi di dalam air. Meski kedua bagian mata menggunakan lensa yang sama, tetapi ketebalan dan kurva lensa berbeda di bagian atas dan bawahnya, sehingga mampu mengoreksi perilaku caya yang berada di udara dan dalam air.

Ikan ini banyak ditemukan di Meksiko dan Amerika Tengah, serta sebelah utara Amerika Selatan. Ikan ini berukuran kecil atau hanya 32 cm untuk ikan dewasa, habitat dari ikan ini adalah air tawar atau payau. Namun, demikian untuk kasus tertentu ada juga hewan jenis ini yang ditemukan di perairan laut. ikan ini termasuk kelompok predator dengam mangsa utamanya serangga. Oleh karena itu, ikan ini menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berenang di permukaan air.


2. Capung  (Dragon Fly)

 Mata capung begitu besar dan hampir menutupi hampir seluruh kepalanya. Dengan mata yang besar tersebut, capung terlihat seperti menggunakan helm. Ukuran yang besar pada matanya, sebanding dengan fungsi dan kemampuan yang dimiliki. Ya, capung memiliki kemampuan melihat hingga 360o. mata capung yang unik ini terdiri dari 30.000 unit visual yang ommatidia dan masing-masing berisi lensa dan serangkaian sel sensitive cahaya. Selain melihat dengan cakupan 360o, capung juga bisa mendeteksi warna dan cahaya yang terpopularisasi.

Mata capung juga sangat sensitif terhadap gerakan sehingga memungkinkan mereka untuk cepat menemukan mangsa atau musuhnya. Beberapa jenis spesies capung berburu pada saat senja karena memang bisa melihat sempurna meski dengan cahaya rendah. Tidak hanya itu, capung juga memiliki tiga mata kecil tambahan bernama ocelli yang dapat mendeteksi gerakan cepat. Ocelli ini cepat mengirim informasi visual ke pusat motor capung yang memungkinkan bereaksi sepersekian detik. Serangga yang menjadi inspirasi pembuatan helicopter ini juga memiliki penglihatan yang lebih baik dari tawon, lebah, dan lalat, meski mereka juga memiliki jenis mata yang sama.


3. Bunglon (Chameleon)


Bunglon sebenarnya tidak hanya memiliki kemampuan menyesuaikan diri yang sangat baik, tetapi juga memiliki mata yang sangat tajam. Kadal ini memang memiliki mata yang tidak biasa. Kelopak matanya menyatu dan menutupi hampir seluruh bola matanya, kecuali lubang kecil untuk membiarkan cahaya masuk. Setiap mata bunglon dapat dipindahkan secara independen sehingga bisa mendeteksi mangsa serta potensi ancamanyang menghinggapinya. Dengan karakteriskik matanya tersebut, bunglon dapat melihat hingga sudut pandang 360o penuh.

Ketika melihat mangsa yang biasanya serangga, tikus, atau vertebrata kecil lainnya, kedua mata bunglon akan terfokus ke arah yang sama, medapatkan cisi stereoscopic. Setelah mangsanya berada dalam jarak dekat, bunglon akan melepaskan lidahnya dengan kecepatan tinggi, suatu teknik yang membutuhkan pengukuran jarak yang tepat. Ketajaman mata bunglon juga sangat baik. Terbukti hewan ini bisa melihat mangsanya dari jarak beberapa meter. Mata bunglon ini juga memiliki kemampuan melihat cahaya ultraviolet.


4. Tarsier

http://www.indojamtangan.com

Meski bertubuh kecil, tetapi tarsier memiliki fitur luar biasa pada matanya yang besar atau yang terbesar dari semua jenis mamalia. Untuk mengimbangi mata yang besar tarsier memiliki leher yang fleksibel dan dapat memutar kepalanya hingga 180o, baik ke kanan, maupun ke kiri. Leher yang fleksibel ini mirip seperti burung hantu saat mengintai mangsanya. Selain itu, telinganya pun bisa digerakkan untuk mendeteksi keberadaan mangsanya.

Setiap satu mata tarsier, memiliki volume yang lebih berat dari otaknya. Dengan bentuk, ukuran, serta karakteristik mata yang dimiliki, tarsier memiliki penglihatan yang sangat tajam dan penglihatan malam yang luar biasa. Sama seperti bunglon, tarsies juga melihat sinar ultraviolet. Namun, tarsier memiliki kekurangan pada matanya, yaitu tidak mampu melihat warna-warna. Hal tersebut umum dialami oleh binatang nocturnal atau yang bisa hidup pada malam hari.

 
5. Udang Mantis  

http://www.blogger.com
 Mata dari udang mantis ini sangat majemuk seperti capung. Jumlah ommatidia udang mangtis memang lebih kecil dibanding capung, yaitu sekitar 10.000/mata. Namun, di setuao baris udang mantis, ommatidia memiliki fungsi  tertentu. Sebagai contoh, beberapa di antara mereka menggunakannya untuk mendeteksi cahaya serta warna. Untuk mendeteksi warna, mata udang mantis memiliki kemampuan yang lebih dari manusia.

Udang mantis juga memiliki kemampuan melihat sinar ultraviolet, inframerah, dan visi terpolarisasi cahaya. Dengan kemampuan yang dimilikinya, udang mantis menjadi hewan yang memiliki penglihatan paling kompleks di dunia. Mata udang mantis terletak di ujung batang dan dapat dipindahkan secara independen serta berputar ingga 70o. menariknya, informasi visual diproses oleh mata sendiri dan bukan oleh otak.

Yang lebih aneh lagi, mata udang mantis dibagi menjadi tiga bagian yang memungkinkan untuk melihat objek dengan tiga bagian berada dengan mata sama. Dengan kata lain, setiap mata memiliki visi trinocular dan presepsi kedalaman lengkap. Artinya juka udang mantis kehilangan mata, maka mata yang tersisa masih dapat melihat. Para ilmuwan masih meneliti kehebatan mata udang ini, dan mungkin bisa saja, udang mantis ini bisa melihat warna yang belum pernah dilihat semua orang di dunia.

Friday, December 20, 2013

1. Anak Singa Putih (White Lion Cubs)
Harga : $138,000
 
 Ini yang paling mahal. Singa putih seperti dongeng yang sangat2 langka karena gen-nya yang resesif tapi ternyata tidak termasuk albino. Warna matanya hampir sama dengan singa umumnya, lapisan pigmen dan kulitnya yang tidak. Karena harganya yang mahal, permintaan yg tinggi, perawatan, dan kelangkaannya, singa putih termasuk salah satu hewan di dunia yang paling sulit didapatkan.


2. Chimpanzee
Harga : $60,000-$65,000


 

Simpanse adalah primata yang sangat pintar dan paling dekat kekerabatannya dengan manusia. Beratnya sekitar 52 kg, jenis jantan lebih besar dibanding betina. Habitat aslinya di Afrika Tengah dan Afrika Barat. Meski terancam punah, binatang ini masih dilegalkan di beberapa negara bagian.


3. Lavender Albino Python (Betina)
Harga : $20,000


 

Ular bermata merah ini berwarna lavender dibalik pola2 kuningnya yang menggetarkan. Disediakan pula oleh Bob Clark. Kelangkaannya membuat permintaan ular ini sangat tinggi.


4. Reticulated Albino Type II Tiger Python
Harga : $15,000


 

Bob Clark lagi2 mengembangkan spesies yang langka. Ular ini dijual $15,000 per ekor. Sangat langka. Dominasi pola harimaunya yang membuat python ini sangat populer di dunia ular.


5. Hyacinth Macaw
Harga : $6,500-12,000


 

Semua Macaws sangat mahal. Hyacinth Macaw menampilkan warna indah yang begitu menggetarkan. Biasanya dibandrol $20,000 sepasang. Secara fisik, burung2 ini panjangnya sekitar 1 meter dan memiliki warna biru terang. Sayapnya mengembang sampai 1,2 meter


6. Striped Ball Python
Harga : $10,000


  Master Python Breeder, Bob Clark (nama ini akan sering saya sebut berikutnya) menyatakan bahwa dia mempunyai phyton bola-bergaris yang sangat eksklusif ini. Garis utamanya yang membuat binatang ini sangat unik. Lebih jelas lagi, bola-bergaris ini menampilkan garis punggug warna kuning dengan tepi warna hitam. Sungguh, membedakannya dari ular2 lain.


7. Monyet Debrazzas
Harga : $10,000


 

Monyet ini mudah dikenal melalui janggut putihnya yang khas dan bulu abu2nya yg kekuning2an. Umurnya sampai 22 tahun. Harganya yang mahal bagi sebagian orang tidak sebanding. Banyak orang kecewa ketika bayi primata yang jinak dan lembut itu berubah menjadi ganas dan tak tertebak ketika dewasa.


8. Mona Guenon
Harga : $6,000


 

Habitat aslinya di dalam hutan tropis Afrika Barat, meskipun binatang ini bisa menyesuaikan diri dengan kondisi hutan apapun. Oleh karena itu, disamping ijin dan lisensi khusus untuk memilikinya, binatang ini tidak termasuk yang terancam bahaya.


9. Kucing Sabana
Harga : $4,000-$10,000


 

Dibiakkan dengan proses yang hampir sama dengan kucing Bengali, kucing Sabana adalah hasil kimpoi-silang antara kucing liar (serval) Afrika dengan kucing rumah. Kucing Sabana lebih sulit dibiakkan, mengingat serval Afrika beratnya 18 kg, liar, dan mengawinkannya dengan kucing rumah yang lebih kecil adalah problem tersendiri. Masa hamil 2 hewan ini pun berbeda. Karenanya, kucing Sabana lebih langka dan mahal.


10. Chinese Crested Hairless Puppies
Harga : $4,000-$5,000


 

Anjing ini beratnya 2 sampai 5.5 kg. Sangat bersemangat, siaga, dan bersahabat. Termasuk yang paling langka, anjing ini mudah tersengat sinar matahari. Asalnya dari Afrika. Hidupnya berkisar antara 10 sampai 12 tahun. Dan kabarnya, selama itu, anjing ini bisa diandalkan sebagai sahabat yang sangat menyenangkan.

Sumber Artikel: http://www.didunia.net/2012/11/hewan-hewan-termahal-di-dunia.html#ixzz2B4yarXue
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!